Komponen Cylinder Head Mesin Diesel

Cylinder Head Group

Cylinder head  sumber : google image

Cylinder head adalah bagian atas dari engine yang terdiri dari beberapa komponen dan memiliki fungsi dan peran tertentu.

Cylinder head

Fungsi dari cylinder head :

  • Cylinder head ( Kop ) berfungsi untuk menahan tekanan hasil pembakaran, mengendalikan panas dan merupakan tempat mekanis intake dan exhaust valve serta kedudukan nozzle atau injector.
Cylinder head harus memiliki beberapa syarat :
  1. Dapat menahan tekanan pembakaran
  2. Memiliki efek pendinginan
  3. Udara intake dan exhaust keluar dengan lancar
  4. Mampu mencegah kebocoran hasil pembakaran

 Tipe dari cylinder head :

  • Solid type cylinder head adalah struktur cylinder head yang dalam satu line engine hanya memiliki sebuah cylinder head untuk menutupi semua cylinder pada cylinder block. Engine yang memakai cylinder head tipe ini pada umumnya untuk tenaga yang tidak terlalu besar
  • Sectional cylinder head type, adalah cylinder head yang digunakan untuk menutup cylinder block tetapi dalam jumlah tidak satu, bisa jadi pada setiap piston satu cylinder head tetapi ada pula yang dua piston satu cylinder head ( misalnya pada engine Cummin NT 855 atau KTTA 19 ). Sectional cylinder head ini memiliki efek internal strees atau thermal strees yang lebih kecil, mudah dalam pengencangan baud mounting dan mudah untuk memperbaiki, akan tetapi cylinder head tipe ini memiliki rocker arm shaft dan juga rocker arm cover tersendiri sehingga biaya pembuatannya mahal. Engine yang di pasang cylinder head sectional biasanya yang memiliki tenaga yang besar seperti mesin kapal.

 Valve, Valve Guide dan Valve Seat 

 
valve guide dan valve seat sumber : google image

 

Valve

Terbuka dan tertutupnya valve secara teratur untuk memasukan udara ke dalam cylinder dan membuang gas hasil dari pembakaran keluar. Pergerakan valve diambil dari putaran camshaft yang dirubah menjadi gerakan vertikal melalui push rod dan kemudian gerakan push rod ditransfer melalui rocker arm dan diteruskan ke valve.
Valve juga sebagai permukaan ruang pembakar sehingga selalu menerima beban panas yang tinggi dari pergerakan vertikal yang berulang-ulang dengan demikian valve harus dibuat dari material yang special dan tahan panas.

Valve Guide

Valve guide sebagai penuntun pergerakan valve secara sliding antara permukaan valve stem dan valve guide dengan gerakan vertikal dan juga sebagai pengontrol pelumasan pada valve stem. Dengan demikian dibutuhkan celah yang tepat antara stem dan guide sehingga tidak terjadi kebocoran udara dan oli kedalam air intake dan exhaust gas. Valve guide dan valve harus dibuat dari bahan yang tahan panas dan dikerjakan dengan teliti.
Valve guide juga dirancang untuk mudah dilepas bila melakukan penggantian dan perbaikan celah antara stem dan guide valve.

Valve Seat

Valve seat adalah suatu ring yang tahan terhadap panas dan benturan, yang dipasang diantara permukaan valve yang bersentuhan dengan cylinder head.
Permukaan valve yang bersentuhan dengan cylinder selalu menerima benturan dan berdekatan dengan gas panas yang tinggi sehingga valve seat harus diperhitungkan tahan panas, kuat dan tidak mudah aus terutama pada bagian exhaust valve.
Bila terjadi kerusakan pada valve seat dapat dengan mudah dilepas dan diganti tanpa mengganti cylinder head.

Valve Spring

Valve spring sumber : google image 

 

Valve spring mengangkat valve sampai valve merapat pada valve seat apabila valve sedang menutup. Valve spring juga bekerja mengembalikan rocker arm, push rod dan tappet atau cam follower secara keseluruhan keposisi normal dengan cepat.
Push rod dan tappet atau cam follower selama operasi menimbulkan inertia yang menyebabkan valve jamping pada saat engine putaran tinggi dan akan terjadi keausan/cacat dan dapat terjadi benturan valve dengan piston.
Valve spring bila mengeluarkan daya kerja yang besar dan mendapat beban yang berulang-ulang akan membuat material spring mengeluarkan tenaga yang besar dan mempercepat melemahnya kekuatan spring ini juga bisa disebabkan jika natural frekwensi dari valve spring sama dengan kelipatan kecepatan putar dari cam shaft, sehingga valve spring akan bergetar lebih kuat karena terjadinya resonance frekwensi.

Cylinder Head Gasket

Cylinder head gasket sumber : google image
Cylinder head gasket berfungsi sebagai penyekat gas pembakaran dan air pendingin dan oli pelumas yang bersirkulasi antara cylinder head dan cylinder block.
Cylinder head gasket tidak hanya tahan terhadap tekanan tinggi dan tahan terhadap panas tetapi juga tahan terhadap oli dan air. Juga ketebalan gasket dalam waktu tertentu dapat mempertahankan ketebalannya setelah baud pengikat dikencangkan (jika ketebalan gasket berubah akan membuat kekencangan baud pengikat berubah).
Kebocoran air, gas dan oli bisa terjadi tidak hanya bocor keluar akan tetapi dapat bocor kedalam engine. Cylinder head gasket bisa dibuat dari asbestos sand wicked kemudian dilapis dengan plate baja atau bisa dibuat dengan hanya satu plate baja saja pada lubang air, lubang oli dan lubang cylinder dilapisi suatu bahan penyekat (direinforce dengan tembaga atau kawat baja).

Rocker Arm dan Rocker Arm Shaft

Struktur dan Fungsi Rocker Arm dan Rocker Arm Shaft

rocker arm sumber : google image

 

Seluruh rocker arm terpasang dirocker arm shaft diatas cylinder head dan kemudian dihubungkan dengan push rod serta dihubungkan juga dengan valve intake dan exhaust. Pergerakan vertikal push rod yang mengikuti gerak putar camshaft, ditansfer melalui rocker arm ke valve stem dengan arah yang berlawanan.
Kerenggangan antara rocker arm dan valve stem harus ada untuk mengatasi pemuaian dari mechanisme penggerak. Sehingga mencegah terbukannya valve (akibat memanjangnya mekanisme penggerak).
Penyetelan valve clearance dilakukan dengan mengendorkan lock nut dan memasukan feeler gauge yang tebalnya sesuai ukuran standart antara rocker arm dan valve stem dan putar screw bolt untuk menyesuaikan kerenggangan.
Untuk penyetelan yang model empat valve, stel kerenggangan antara rocker arm dengan cross head.
Kerenggangan valve yang baik tergantung dari panjang dan bentuk dari push rod dan rocker arm.
Untuk mendapatkan hasil penyetelan kerenggangan valve yang baik dapat dilakukan pada saat engine panas.

Lubrikasi Pada Rocker Arm

Oli dari cylinder block mengalir melalui lubang tembusan yang ada pada cylinder dan rocker arm bracket kemudian masuk ke rocker arm shaft dan melumasi seluruh rocker arm. Lubang oli yang terdapat pada rocker arm adalah untuk mengalirkan sebagian oli dari rocker arm shaft ke valve stem, valve guide dan bushing. Bila mengganti/memasang bushing rocker arm harus diproses dengan pas sambil meluruskan lubang pelumas pada rocker arm dengan bushing kemudian bushing diremer untuk mnyesuaikan ukuran bushing dan shaft.

Baca juga :

Comments