Cara Mengecek Altenator

Cara mengecek dinamo pengisian ( Altenator )

Altenator : sumber google.com

 

Dalam suatu kendaraan ataupun alat berat yang memakai battery, pasti di butuhkan suatu dinamo pengisian yang berfungsi sebagai pengisi kembali battery. Nah dalam hal ini jika altenator tidak berfungsi, maka battery akan kehabisan energy listrik ( aki soak ). Kali ini saya akan berbagi sedikit tentang bagaimana cara untuk mengecek apakah altenator masih baik atau tidak, di luar dari indikator pengisian dalam monitor.

Jika pada saat kita berkendara dan lampu indikator battery menyala, maka ada indikasi bahwa sistem pengisian battery tidak berfungsi.






Bagaimana melakukan pengecekan altenator?

  1. Putar kunci kontak ke posisi ON, dan cek apakah indikator pengisian menyala.
  2. Ukur tegangan atau voltage dari termina B (battery) dan E di altenator. Jika tegangan yang di ukur 12V maka dapat di pastikan rangkaian altenator normal. Jika hasil teganganya rendah maka kemungkinan battery lemah atau kabel penghubung dan konektor terjadi malfungsi. Ketika tegangan 0V maka ada kemungkinan kabel dari kotak sikring ke altenator longgar atau putus, dan altenator tidak akan melakukan pengisian jika kabel terputus.
  3. Selanjutnya, nyalakan mesin dan ukur tegangan altenator pada saat altenator berputar. Ukur tegangan di terminal B dan E seperti diatas. Jika tegangan 14V biasanya altenator sedang beroperasi. Jika tegangan hanya 12V maka ada kemungkinan ada masalah pada altenator atau regulator.

 Jika terjadi kerusakan pada altenator bawalah altenator untuk di service di bengkel service dinamo. sekian mengenai cara pengecekan dinamo pengisian (altenator) semoga bermanfaat.
baca juga :

Comments