Cara Kerja Swing Parking Brake Excavator

Swing motor adalah actuator dalam excavator yang berfungsi untuk memutarkan badan dari excavator. Nah pada saat excavator berputar di perlukan adanya suatu sistem untuk memberhentikan putaran tersebut. yaitu sistem swing parking brake.

Swing parking brake menggunakan pengereman multi disc tipe basah. Untuk melepas tekanan kampas tersebut dibutuhkan tekanan pilot hidrolik untuk mendorong piston brake dan melepas disc brake nya (tipe negative brake). Tekanan pilot hidrolik untuk mendorong piston berasal dari pilot pump yang di atur oleh solenoid atau control valve pada saat handle lever attachment digerakan. Pada saat operesai dihentikan tekanan akan kembali ke tangki dan piston akan menekan brake disc yang di dorong oleh spring.

Releasing Brake :

  • Ketika swing dan atachment control lever di gerakan atau beroperasi, tekanan dari handle akan mendorong spool yang ada di signal control valve. Kemudian tekanan oli dari pompa pilot akan mengalir ke port swing parking brake yang ada di swing motor. (untuk yang menggunakan solenoid, ketika swing lever atau atachment lever digerakan maka sensor attachment akan mendapatka sinyal dan mengirimkannya ke controller dan controller akan mengirimkan voltage ke solenoid dan solenoid akan terbuka untuk mengalirkan oli ke port swing parking brake yang ada di swing motor).
  • Tekanan pilot yang masuk akan membuka check valve dan mengalir ke brake piston chamber
  • Kemudian brake piston akan naik terangkat oleh tekanan pilot tadi. Kontak antara disc plate dan friction plate akan terbuka dan mengakibatkan release nya pengereman

 Applying Brake :

  • Ketika swing atau attachment control lever dilepas, spool atau solenoid di dalam signal control valve akan menutup aliran oli menuju ke swing parking brake. Akibatnya tekanan di dalam port swing parking brake akan berkurang.
  • Kemudian check valve akan tertutup dan oli yang menekan tadi akan keluar melalui orifice(lubang kecil) di dalam swing motor dan kembali ke tangki. 
  • Jadi tenaga spring yang ada di atas piston akan menekan piston dan piston akan menekan disc plate dan friction plate yang berkaitan dengan housing swing motor dan rotor dari swing motor. Kemudian rotor akan terhenti yang di akibatkan dari tekanan piston ke fricton plate tersebut, kemudian swing akan berhenti.
  • Ketika mesin mati swing akan mengerem terus karena tidak adanya tekanana untuk merelease.
 Baca juga :

Comments