Macam - Macam Sensor Pada Excavator Hidrolik Dan Fungsinya


Di Excavator sekarang banyak sekali sensor-sensor pendukung pada sistem elektriknya, untuk mendukung kerja sistem hidrolik supaya bisa bekerja dengan maksimal. Di sini saya akan berbagi mengenai apa saja sensor-sensor pada alat berat, dan apa fungsi dan kegunaanya, dan apa saja trouble jika sensor itu rusak.

Sensor

Apa itu sensor ? Sensor adalah suatu perangkat elektronika yang dapat mendeteksi atau merespon beberapa jenis masukan dari lingkungan fisik. Input nya terdiri dari , cahaya, panas, tekanan, berat, gerak dan beberapa fenomena lingkungan yang lainnya.
Output dari sensor umumnya signal yang di konversikan ker monitor untuk di baca manusia atau mengirimkan signal melalui sistem elektronika ke jaringan controller dari sistem tersebut

1. Sensor Engine Control Unit

Fungsi 

  • Mendeteksi minimum governer speed position (2,4 v) hanya ketika kunci kontak ON
  • Mendeteksi minimum dan maximum posisi kecepatan ketika engine hidup

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Kecepatan mesin di control pada saat posisi idle ketika kunci kontak ON, Oleh karena itu jika sensor rusak maka sistem tidak bisa membaca posisi control engine.

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Kecepatan mesin tidak stabil
  • Starting mesin susah
  • Ketika starting putaran mesin tidak tetap

2. Pump Control Pressure Sensor

Fungsi 

  • Memonitor pengontrolan pompa pada saat Auto Akselerasi dan perubahan kecepatan pada travel motor

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Kontrol akselerasi otomatis tidak bisa dioperasikan
  • Pengontrolan kecepatan travel mode akan tetap pada slow mode ( mode kura-kura ) dan tidak bisa berpindah pada fast mode ( mode kelinci )

3. Pump Delivery Pressure Sensor

Fungsi

  • Memonitor pengiriman tekanan pompa. Untuk mode HP ( high power), auto acceleration, peningkatan torsi pada kecepatan rendah, auto power lift, dan pengontrolan sudut travel motor.

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Jika output dari sensor 0-5v, maka controller akan berada pada back up mode

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • HP mode tidak bisa di operasikan
  • Kontrol Akselerasi tidak berfungsi
  • Mesin akan idle pada saat unit berjalan
  • Boom up tidak ada tenaga
  • Travel berada pada slow mode dan tidak dapat berpindah ke fast mode
  • Swing lemah ketika kombinasi
  • Arm roll in lemah ketika di kombinasi dengan swing

4. Travel Pressure Sensor

Fungsi

  • Memonitor tekanan pilot travel, untuk mengontrol auto idle, idle speed up, kecepatan mesin naik ketika travel, menaikan torsi pada kecepatan rendah, dan travel swash angle

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Rpm mesin tidak naik pada saat auto idle selektor kita On kan
  • Mode travel tidak akan bisa di fast mode

5. Attachment Pressure Sensor

Fungsi

  • Memonitor tekanan pilot hidrolik dari front attcahment
  • Untuk auto idle, auto idle up dan menaikan putaran mesin pada saat gerakan attachment

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Rpm engine tidak bisa naik pada saat menggunakan front attachment dalam mode auto idle

6. Swing Pressure sensor

Fungsi

  • Memonitor tekanan swing pilot hidrolik untuk kontrol arm flow rate dan arm regenerative
  • Efek ke sistem pada saat sensor rusak
  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Arm regenerative tidak fungsi
  • Arm kombinasi dengan swing, arm akan lambat

7. Boom Pressure Sensor

Fungsi

  • Memonitor tekanan pilot boom, untuk kontrol HP mode, auto acceleration, arm regenerative dan auto power lift

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Ketika boom naik pada HP mode, rpm engine tidak naik
  • Arm roll in menjadi lebih lambat dari operasi normal
  • Ketika arm kombinasi dengan boom, arm regenerative jadi tidak fungsi
  • Boom naik jadi lemah

8. Arm roll-in Pressure sensor

Fungsi

  • Memonitor tekanan pilot arm roll in untuk kontrol HP mode, auto acceleration, arm flow rate, dan arm regenerative control

Efek ke sistem pada saat sensor rusak

  • Tidak ada sinyal ke controller

Efek ke unit pada saat sensor rusak

  • Ketika arm roll in pada mode HP rpm engine tidak naik
  • Kecepatan arm dan swing jadi lambat dikarenakan arm flow rate tidak berfungsi

Itulah macam macam sensor pada excavator, dan saya menjelaskan yang saya tahu, jika ada tambahan atau kesalahan mohon di koreksi di kolom komentar di bawah. Semoga bermanfaat



Comments