Cara Kerja Pompa Hidrolik Excavator

OUTLINE

Pompa Hidrolik adalah berfungsi untuk mengalirkan oli hydraulic ke sistem, sama halnya dengan jantung kita yang berfungsi untuk mengalirkan darah, jadi bisa kita simpulkan jika tidak ada pompa maka sebuah excavator tidak bisa bergerak. Disini saya akan menjelaskan apa saja komponen-komponen yang ada pada sebuah pompa hidrolik di excavator berikut dengan fungsi dan cara kerjanya. Sebenarnya ada bermacam-macam tipe pompa dalam excavator yang akan saya terangkan yaitu tipe 2 Pump variable dispacement axial plunger pump (sudutnya bisa berubah).

Contoh pompa hidrolik pada excavator hitachi zx200
sumber google

Komponen pompa terdiri dari Transmisi (11), Main Pump 1 (1), Main Pump 2 (2), dan Pilot Pump (3).
Output dari mesin di transfer melalui transmisi via kopling (12). Setelah di distribusikan oleh gear di dalam transmisi, power mesin memutarkan pompa 1, pompa 2, dan pilot pompa. Dengan rasio putaran antara pompa dengan mesin 1:1. Transmisi menggunnakan pelumasan sama seperti oli mesin.
Main Pompa menggunakan type bent-axis type variable displacement axial plunger pump. Pompa 1 dan pompa 2 terintregasi 2 unit dalam satu rumah atau housing. Dan untuk pilot pump menggunakan tipe gear pump.
Untuk mengontrol pompa di tambahkan dengan adanya Pump delivery sensor (4 dan 5), pump control pressure sensor (8 dan 9), dan N sensor (engine speed sensor) (10).

keterangan :

  1. Pump 1
  2. Pump 2
  3. Pilot pump
  4. Pump 1 Delivery Pressure Sensor
  5. Pump 2 Delivery Pressure Sensor
  6. Pump 1 Flow Rate Control Solenoid Valve
  7. Torque Control Solenoid Valve
  8. Pump 1 Control Valve Sensor
  9. Pump 2 Control Pressure Sensor
  10. N Sensor ( Sensor Kecepatan Mesin )
  11. Transmision
  12. Coupling

Main Pump

Main Pump berfungsi sebagai penyuplai oli hidrolik ke aktuator seperti ke motors dan cylinders.
Main Pump terdiri dari Pump 1 dan pump 2. Shaft ( poros ) terhubung dengan blok silinder via 7 plunger (4) maka shaft dan cylinder block berputar bersamaan. Ketika cylinder block (6) berputar, plunger (4) bergerak di dalam cylinder block, menghisap oli masuk dan mendorong ke delivery suction. Main pump terpasang bersama sebuah regulator untuk mengontrol aliran rata rata (flow rate).


keterangan:

  1. Regulator
  2. Housing
  3. Shaft (poros)
  4. Plunger
  5. Valve Plate
  6. Cylinder Block

Cara kerja:

Torque dari mesin di transfer ke shaft dan tujuh plunger, mengakibatkan cylinder block berputar pada permukaan valve plate, Plunger bergerak berputar dan naik turun dikarenakan sudut dari cylinder block maka terjadilah isap dan kirim oli hidrolik untuk actuator. Untuk pengaturan sudut di atur oleh regulator.

Contoh animasi dari kerja pompa
sumber google












Menaikan dan Menurunkan Flow Rate ( Aliran Rata-Rata )

Menrubah sudut dari cylinder block (3), mengakibatkan langkah dari plunger (2) jauh dan dekat, tergantung dari sudut kemiringan yang di control dari main pump flow rate dalam regulator. Naik-turun dari servo piston (6) mengakibatkan sudut kemiringan dari cylinder block berubah. Servo piston saling berkaitan bersama valve plate (4) via pin (5). Ujung dari cylinder block tetap bersentuhan dengan permukaan valve plate dan meluncur bersamaan.




Maximum sudut kemiringan :


Keterangan: 
2. Plunger
3. Cylinder Block
4. Valve Plate
5. Pin
6. Servo Piston












Minimum sudut kemiringan :













Itulah pembahasan mengenai pompa hidrolik pada excavator, Semoga bermanfaat

Comments